Rabu, 01 September 2010

Ini bukan tentang hitung hitungan bung...

Siapa yang harus saya salahkan jika yang membuat mu ragu selama ini adalah dirimu sendiri, tapi tidakkah kau mencoba mengingat bahwa saya sejak awal sudah mendeklarasikan secara jelas bahwa tidak akan ada diskriminasi sosial dalam perjalanan ini.
Saya menerima kamu apa adanya. titik. Seperti halnya saya yg juga ingin kamu terima dengan apa adanya saya. Ah ayolah... harus dengan bahasa apa saya sampaikan kepadamu, harus dengan cara apa agar kamu tahu bahwa ini bukan soal hitung hitungan tapi soal hati, soal saya dan kamu, soal cinta yang entah bagaimana saya yakin kamu juga merasakannya. Tapi apa yang membuat mu ragu? Toh saya juga punya rasa yang sama.
Saya tidak perduli dengan semua yang kau sebut berbeda atau apalah itu namanya, yang saya tau hanyalah bahwa hati ini memilih kamu tanpa syarat... Ya, tanpa syarat!!!!.
Ah kamu benar benar sudah mati rasa tampaknya, dan saya mulai membenci diri saya mengapa dengan mudah menitipkan hati pada lelaki yang berhati beku seperti dirimu.

Dengar! !!!

ini bukan tentang hitung hitungan bung.....

Ini cuma tentang hati....

tentang saya yang begitu menggilai kamu...

dan tentang kamu yang membeku........